Mosquito Memories

Nyamuk-nyamuk ini nakal. Terbang kesana-kemari, gigit sana gigit sini. Dan aku jadi ingat lagi waktu-waktu duduk bersama, ngobrol nggak tentu arah berdua. Ngga tentu arahnya, tapi entah kenapa selalu membuat tertawa. Mungkin karena kita waktu itu sama-sama bahagia?
Ah, nyamuk nakalnya datang lagi. Nguing-nguing bunyinya. Aku biarkan saja sampai dia gendut kekenyangan. Biar habis dihisap kenangan itu. Dan lalu dia terbang pelan kekenyangan. Aku tepuk sekali. Dia menghindar. Aku kejar. Aku tepuk lagi, lebih keras. Plok. Kena. Dan si nyamuk itu mati. Akhirnya……mati

[written in 2010, just found it then post it]

Advertisements